Seperti yang kita ketahui bahwasanya dalam pembelajaran
PMRI itu biasanya guru selalu menggunakan alat peraga, namun yang menjadi
masalah disini guru kesulitan dalam menciptakan alat peraga dalam suatu
pembelajaran matematika.
Pemecahan
masalah dari persoalan tersebut sebenarnya dapat diatasi dengan melakukan
pembelajaran terpadu dengan mata pelajaran yang lainnya. Misalkan guru
memadukan mata pelajaran Matematika dengan Kerajinan Tangan dan Kesenian (KTK),
dengan memadukan
kedua mata pelajaran tersebut maka guru dapat menggunakan barang-barang atau
karya-karya yang dihasilkan siswa saat pelajaran Kerajinan Tangan dan Kesenian
(KTK) menjadi alat peraga atau media belajar bagi siswa ketika pelajaran Matematika.
Dengan demikian anak akan merasa senang belajar
Matematika dan sekaligus merasa dihargai serta bangga karena karya yang dibuat
itu digunakan dan guru pun tidak perlu menambah pekerjaannya dalam membuat alat
peraga.
Saat pembuatan alat peraga yang sekaligus dipadukan dalam
pelajaran KTK harus memperhatiakan kaidah-kaidah pada kurikulum mata pelajaran
KTK dan harus mengkombinasikan antara ekspresi seni dan tata nilai serta hasil
karya siswa dikoleksi dalam ruang kelas dan ditata atau dipajang sedemikan rupa
agar dapat menambah estetiska ruang kelas agar dapat dijadikan alat peraga atau
media pembelajaran matematika.
Sumber : Buletin PMRI edisi kedua Oktober 2003 hal. 2
Oleh : Heri Supriyana, S. Pd (SD Percobaan 2 Yogyakarta)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar