Jumat, 07 Februari 2014

Tips Menanggulangi Keterbatasan Alat Peraga dalam PMRI

Seperti yang kita ketahui bahwasanya dalam pembelajaran PMRI itu biasanya guru selalu menggunakan alat peraga, namun yang menjadi masalah disini guru kesulitan dalam menciptakan alat peraga dalam suatu pembelajaran matematika.
Pemecahan masalah dari persoalan tersebut sebenarnya dapat diatasi dengan melakukan pembelajaran terpadu dengan mata pelajaran yang lainnya. Misalkan guru memadukan mata pelajaran Matematika dengan Kerajinan Tangan dan Kesenian (KTK), dengan memadukan kedua mata pelajaran tersebut maka guru dapat menggunakan barang-barang atau karya-karya yang dihasilkan siswa saat pelajaran Kerajinan Tangan dan Kesenian (KTK) menjadi alat peraga atau media belajar bagi siswa ketika pelajaran Matematika.
Dengan demikian anak akan merasa senang belajar Matematika dan sekaligus merasa dihargai serta bangga karena karya yang dibuat itu digunakan dan guru pun tidak perlu menambah pekerjaannya dalam membuat alat peraga.
Saat pembuatan alat peraga yang sekaligus dipadukan dalam pelajaran KTK harus memperhatiakan kaidah-kaidah pada kurikulum mata pelajaran KTK dan harus mengkombinasikan antara ekspresi seni dan tata nilai serta hasil karya siswa dikoleksi dalam ruang kelas dan ditata atau dipajang sedemikan rupa agar dapat menambah estetiska ruang kelas agar dapat dijadikan alat peraga atau media pembelajaran matematika.

Sumber : Buletin PMRI edisi kedua Oktober 2003 hal. 2

Oleh : Heri Supriyana, S. Pd (SD Percobaan 2 Yogyakarta)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar