Minggu, 09 Maret 2014

Norma-Norma dan Matematika



Seorang guru matematika kelas 6 sekolah dasar, bernama Scott Frye dan Signe Kastberg mengadaptasi sebuah rasio perbandingan suatu permasalahan yaitu pembagian pizza antara dokter dan atlit, dalam menembangkan norma-norma social yang dapat diberlakukan dalam semua disiplin ilmu. Dalam diskusi kelasnya, Frye mengharapkan semua siswa yang berada di kelasnya akan mempunyai tingkah laku tekun, menantang dan bertanya dalam menyampaikan pendapat mereka ke teman-teman lainnya serta guru.
Tingkah laku tekun, menantang dan bertanya dalam perkembangannya mempunyai pengaruh besar terhadap kecakapan siswa. Kecakapan adalah bekerja untuk mengidentifikasi alur penyelesaan; menemukan penyelesaian; bekerja dengan penyelesaian yang lama untuk mengeksplor metode lain dalam menyelesaikan masalah; dan memperpanjang pertanyaan dari masalah yang lebih sulit. Salah satu murid dari Frye, Jessica menggambarkan bagaimana norma ketekunan sangat efektif dalam menemukan solusi permasalahan pembagian pizza antara dokter dan atlit. Bahkan, dia dapat menyimpulkan bahwa dia lebih suka memilih menjadi atlit karena mendapatkan sepersepuluh pizza lebih besar dari dokter.
Kecakapan matematika meliputi lima keterampilan yang terjalin dan watak-watak (disposisi) yang diperlukan untuk sukses dalam belajar matematika. Sedangkan siswa dari Frye menunjukkan tiga hal yaitu: kompetensi strategis, penalaran adaptif dan disposisi produktif. Jessica dan Abbey berpendapat bahwa matematika merupakan sesuatu yang “masuk akal, bermanfaat, dan berharga”, inilah salah satu disposisi produktif yang merupakan salah satu bagian dari kecakapan matematika.
Sedangkan norma menantang dan bertanya ditunjukkan pada saat Ashley dan Stevie beradu pendapat tentang apakah jumlah dokter dan atlit akan berjumlah sama. Stevie bertanya pada Ashley, apakah jumlah dokter dan atlit akan berjumlah sama apabila kita tetap menghitung? Dari pertanyaan ini, Stevie sudah menerapkan norma menantang dan bertanya pada Ashley.
Pengembangan kecakapan social dapat timbul dari usaha guru dalam menghadirkan norma matematika social. Dalam kelas Frye ini, diskusi dan membandingkan solusi yang didapat oleh masing-masing siswa dapat membantu membangun kecakapan matematika siswa, melalui norma-norma tekun, menantang dan bertanya.
Sumber dari Teaching Children Mathematics Vol. 20, No. 1, Agustus 2013
Ditulis kembali oleh Rizka Khoerun Nisa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar